Peningset dan Seserahan Adat Jawa

Posting ini saya dedikasikan untuk para bujangan yang ada di Indonesia yang berencana merit dengan adat jawa, dan sedang bingung soal apa aja yang musti dibeli buat peningset dan seserahan. terutama buat adek saya yang rencananya nih mau berburu bacaan tentang keperluan buat nikah. hehehehe Betewe, banyak banget yang nganggep peningset dan seserahan itu adalah hal yang sama, padahal beda loh. Berdasarkan pengalaman pribadi nih, peningset itu adalah semua keperluan material sang calon pengantin wanita dari ujung rambut sampai ujung kaki. Sedangkan seserahan itu terdiri dari peningset, aneka kue, bunga2an serta rempah2 jawa. Nah… udah tau bedanya kan??? okay, langsung cap cus ke daftar barangnya yah…

Peningset

Dalam hal mencari peningset ini, alangkah baiknya jika kedua calon mempelai mencari sendiri apa yang dibutuhkan sesuai dengan selera dan budget yang telah disediakan, sangat tidak dianjurkan untuk membiarkan pihak laki – laki atau keluarga untuk membelikan atau memilihkan. Kenapa kok gak boleh??? hehehe berdasarkan pengalaman sih, selera orang kan beda – beda nih, jadi kalau dipilihkan trus nggak cocok itu rasanya gimana gitu, dan sayang kalau nantinya malah nggak kepake. Lagipula berburu peningset ini sungguh sangat menyenangkan banget loh buat kaum hawa. hehehehe ketauan banget kalau hobinya belanja yah.

1. Perlengkapan Ibadah


Perlengkapan ibadah ini, waktu saya nikah dulu setelah acara peningsetan, parcelnya dipakai lagi untuk acara Ijab Kabul, dijadikan tambahan mahar. hehehehe ngirits, lagian buat apa juga dobel – dobel. tsahhh alesan. hehehe

  • Mukenah
  • Sajadah
  • Al – Qur’an
  • Tasbih

2. Jarit dan Kebaya 

  • Kebaya
  • Sewek / Kain jarit batik untuk bawahan kebaya
  • Centing / korset kebaya
  • Sandal selop / sandal manten / sandal buat kondangan

3. Perlengkapan Rias

Perlengkapan rias ini tergantung banget ama si calon penganten perempuan, kalo orangnya hobi banget dandan dan ekspert soal makeup, maka bisa saya jamin bakal menghabiskan banyak biaya. kalo saya sih yang penting ajah dan dipakai tiap hari.

  • Bedak
  • Lipstick
  • Moisturizer / Foundation / alas bedak
  • Maskara
  • Eyeshadow n Blush
  • Pembersih & Penyegar

4. Perlengkapan Mandi

  • Sabun mandi
  • Sabun pembersih wajah
  • Shampoo n Conditioner
  • Pasta dan Sikat gigi
  • Handuk

Boleh banget kalau mau ditambahin lain – lain seperti lulur, piyama handuk, shower cap atau shower puff untuk mempercantik parcelnya nanti.

5.Pakaian

Untuk pakaian ini, biasanya dibagi lagi menjadi 2, yaitu pakaian formal dan pakaian rumah dan parcelnya pun dibedain menjadi 2. isinya antara lain :

  • Pakaian Rumah : Undies ( Bra, celana dalam atau Lingerie set ), Baju santai ( bisa daster, bebidol atau pakaian rumah biasa)
  • Pakaian formal : Baju kerja ( bisa Blazer, setelan kerja atau hem biasa ) sepatu dan tas kerja

6. Perhiasan

Perhiasan ini kalau menurut pakemnya sih terdiri dari satu set lengkap perhiasan wanita, mulai dari anting – anting, gelang, kalung dan cincin. Tapiiii…Untuk set perhiasan ini tergantung dari kemampuan masing – masing ya, itulah sebabnya saya letakkan di paling akhir karena bagi yang budgetnya mefettt, biasanya peningset yang satu ini di skip dan kebanyakan lebih memilih membeli cincin untuk dijadikan mahar saja tanpa perhiasan untuk peningset.

Seserahan

Nah… ini dia yang sering dianggap orang sama dengan peningset. hehehe walaupun sebenarnya peningset juga bagian dari seserahan sih. Berikut isi seserahan / hantaran yang diberikan bebarengan dengan acara lamaran.

  1. Peningset > sebagai penanda, bahwa sang calon pengantin ini sudah ada yang punya dan supaya nggak diambil orang.
  2. Pisang Raja >
  3. Buah Jambe dan kapur sirih > Harapan supaya bisa langgeng sampai kakek nenek ( mungkin karena nenek – nenek jaman dulu hobi nginang kali yah. hehehe )
  4. Bunga ( saya kurang tau nama bunganya, yang jelas pas nikahan saya kemaren bunganya terdiri dari 2 macam bunga, kenanga dan satu bunga putih, dan diletakkan dalam keranjang kecil – kecil dengan jumlah ganjil )
  5. Gula, kopi dan teh > Harapan kelak mendapat kehidupan yang makmur dan serba berkecukupan.
  6. Jajanan pasar > kalo ini saya kurang tau artinya apa. hehehehehe
  7. Madu mongso dan kue Jaddah > Harapan agar kedua belah pihak bisa lengket
  8. Buah – buahan dan aneka kue

Nah selesai sudah postingannya, tapi ada yang perlu saya sampaikan bahwa sejatinya seserahan itu enggak wajib, jumlah ataupun nilai dari seserahan tersebut juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan calon pengantin wanita dengan memperimbangkan juga  kemampuan finansial pihak calon pengantin laki – laki. Satu lagi, saran saya sebaiknya buat yang acara nikahnya nggak mendadak, alias masih jauuuuhh banget hari H nya, bisa kok nabung buat seserahan ini, misalnya udah 2 pihak udah setuju dan udah pasti lamarannya setahun lagi, maka boleh dong tiap bulan belanja untk keperluan satu parcell seserahan. jadi nggak berasa berat di ongkos karena udah dicicil jauh hari sebelumnya. Okay deh udahan dulu… semoga postingan ini bisa bermanfaat.

Salam

-Vee-

2 Responses to Peningset dan Seserahan Adat Jawa

  1. [...] Beberapa hari yang lalu saya sempet bahas soal Peningset dan Seserahan. Nah sekarang saatnya naik satu kasta nih, alias saatnya bahas soal undangan pernikahan, yang [...]

  2. Nice post,its very amazing blog and creative

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>