#PromptChallenge4 Endless Love

“Ibu! Lihat! Aku bawa boneka untuk Risa”

Ibu tersenyum kemudian berkata

“Lucu sekali. Mudah – mudahan Risa suka. Ibu antar ke kamarnya sekarang? “

Bayu mengangguk senang.

” Risa sayang, itu ada Bayu datang. Dia bawa boneka lucu buat kamu “Β  kata Ibu sambil membuka pintu kamar dan menghampiriku.Β Sekilas kulihat wajah bayu yang tersenyum memandangku didepan pintu, tampak jelas bahwa dia benar – benar sayang dan peduli padaku. Tapi kenapa rasanya begitu sakit dan malu hati ini melihat sorot matanya itu. Kenapa harus sekarang, saat orang – orang bahkan diriku sendiri jijik dengan wajah dan tubuhku yang penuh bisul bernanah. Aku berlari menghampiri Bayu, merampas kotak boneka dari tangan kecilnya dan membuangnya keluar jendela. Ku dorong ibu keluar kamar dan kubanting pintu di hadapannya. Aku menyadari betapa jahatnya sikapku. Oh Tuhan… ampuni Aku

***********

” Siapa yang mau dengan orang yang wajahnya setengah rusak? siapa yang mau dengan orang yang sekujur tubuhnya penuh bekas luka? sudahlah Bu, tak usah memikirkan tentang jodoh lagi. Aku pasrah, aku nggak akan mengeluh meski harus hidup sendiri seumur hidup “ teriakku kasar kepada ibuku sendiri, aaaahhh… durhakanya aku. tapi ku sudah bosan dengan melihat pandangan jijik wanita – wanita yang coba Ibu jodohkan untukku.

” Sekali ini saja Bayu, Ibu janji ini wanita terakhir yang ibu jodohkan denganmu, tolong temui dia, ibu mohon ”

” Baiklah, tapi janji ini yang terakhir ”

Kutemui gadis itu diruang tamu, sungguh diluar dugaan, wanita ini sungguh berbeda dari wanita – wanita sebelumnya. Dia cantik, tinggi, putih dan tampak anggun dengan rambut ikal sebahu. Tidak mungkin gadis sesempurna ini mau denganku.

” ini, perhatikan wajahku ” ucapku skeptis sambil mendekatkan wajahku yang rusak kehadapannya serta membuka baju yang menutupi luka bekas kecelakaan yang merenggut semuanya dariku, berharap dia merasa ngeri dan segera mengakhiri ini secepat mungkin.

Wanita itu tersenyum ” Mari kita menikah saat ini juga my first love ”

Dia mencium luka di wajahku, membelai rambutku dan memeluk tubuhku dengan sangat erat, seolah aku adalah orang yang paling ia rindukan di dunia ini. Aku syok, ini sungguh tidak mungkin, apa wanita ini mencoba mempermainkan perasaanku. Ditengah kebingunganku, kulihat dia berlari mengambil tas dan mengeluarkan sebuah kotak boneka di dalamnya. Ahh… Boneka itu.

” Risa…???”

Tiba – tiba ingatanku melayang ke masa 17 tahun yang lalu

” Iya Bayu, maafkan aku membuangnya di hadapanmu waktu itu” ucapnya memecah lamunanku. Diberikannya boneka bayi pink yang masih tersimpan rapi dalam kotaknya itu padaku dan tersenyum.

——————————————————————————————————————————————————-

Note :

387 Kata

Fiksi ini dibuat sebagai latihan sekaligus mengikuti Prompt Challenge Monday Flash Fiction #4

Mohon saran dan kritiknya, agar bisa jadi lebih baik lagi kedepannya

Trima kasih

Salam

 

-Vee-

 

 

 

 

26 Comments
  1. veeashardi
  2. Istiadzah
    • veeashardi
  3. jiah
    • veeashardi
  4. latree
    • veeashardi
  5. fatwaningrum
    • veeashardi
  6. diah indri
    • veeashardi
  7. kartika kusumastuti
    • veeashardi
  8. Helda
    • veeashardi
  9. nurusyainie
    • veeashardi
  10. Nunung Nurlaela
    • veeashardi
  11. hana sugiharti
  12. Diah Kusumastuti
  13. Miss Rochma
    • veeashardi
  14. Zulzilah Arth
  15. OctaNH
    • veeashardi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *