MFF Prompt #10 Shioban dan Qarin

“Kereta kuda hanya untuk para ratu dan penyihir.”Β 

“Memangnya apa yang akan kamu lakukan jika aku menginginkannya?” kata Shioban sambil mendelik ke arah jin penjaga.

“Tak ada. Pergilah manusia hina! Aku takkan memberi ijin hanya karena kau menginginkannya.”

“Tidak, aku harus naik kereta ini. Aku ingin pulang dan hanya kereta ini satu-satunya kendaraan yang aku temui selama empat puluh hari perjalananku. Aku mohon tolonglah aku”

“Baiklah, kau bisa naik asal kau mau kujadikan ratu atau penyihir. Terserah kau mau yang mana.”

“Ratu? Penyihir?”

” Ya, Ratu, kau cukup menjadi seorang pemimpin bagi bangsamu. Dan aku akan memberikan harta yang berlimpah dan dihormati khalayak ramai. Atau seorang penyihir, lebih tepatnya seorang peramal, kau akan kuberkati dengan kemampuan meramal dan menjadi ahli nujum termasyur di duniamu. Tugas utamamu hanya membuat semua pengikutmu percaya akan keberadaanku dalam waktu seratus hari. Jadi kau pilih yang mana?”

“Bagaimana jika aku menolak keduanya, aku hanya ingin jadi orang biasa saja.”

“Maka kau akan terperangkap di sini selamanya. Tersiksa dalam kesendirianmu.”

“Tidak. Tidak. Tidak. Aku sudah tak kuat tinggal di sini. Tapi aku tak akan sanggup jika harus menjadi seorang pemimpin. Baiklah, jadikan aku penyihir saja dan antarkan aku pulang!”

“Baiklah, Shioban. Naiklah dan pulanglah serta jangan lupakan tugasmu!”

Shioban baru membuka mata, tiba-tiba saja seseorang disampingnya berteriak sambil memeluknya dan bercerita tentang dirinya yang koma. Dia tak menyangka sudah empat puluh hari koma karena kecelakaan.


Sejak sembuh dari koma, Shioban menjadi seorang peramal ulung. Setiap ramalannya selalu menjadi kenyataan. Dia sering melakukan praktek-praktek sihir untuk mempertajam ramalannya dan tentunya dengan bantuan Qarin, jin penjaga kereta yang dulu menyelamatkannya. Kini, sudah tiga bulan Shioban menjadi peramal dan mempunyai sepuluh ribu pengikut dari segala penjuru dunia

****

Hari ke-seratus.

” Yang Mulia Azazil, raja segala jin dan iblis. Hamba Qarin, datang membawa laporan kepada Yang Mulia”

“Apa laporanmu duhai Qarin”

“Hamba berhasil mendapatkan sepuluh ribu lebih manusia untuk menghuni neraka jahanam, Yang Mulia.”

“Bagus. Tapi apa yang sudah kau lakukan hingga bisa mendapat begitu banyak mangsa?”

“Hamba memperdaya Shioban, Yang Mulia. Hamba jadikan dia peramal dan membuat semua pengikutnya menjadi manusia yang musyrik. Lalu hamba datangkan badai saat mereka semua sedang melakukan dosa syirik hingga mereka tak sempat untuk bertobat, Yang Mulia”

 

 

Β 

18 Comments
  1. Alex randy
    • veeashardi
  2. dp wahyuni
    • veeashardi
  3. Istiadzah
    • veeashardi
  4. ronal
  5. justjustomat
  6. sulunglahitani
  7. Latree
  8. veeashardi
  9. hana sugiharti
  10. rinibee
  11. Diah Kusumastuti
  12. ranny
  13. ade anita
  14. junior
  15. dian farida

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *