Be Positive, Be Better

Ini posting pertama aku setelah hampir 2.5 bulan absen dari dunia per-blogging-an ( baik nulis ataupun jalan-jalan ke blog tetangga. Aishhh hampa rasanya hidup ini ). Bersih – Bersih dulu ah, udah mulai karatan nih blog aku. hehehehe… Untuk postingan pertama ini mau saya pake buat ikutan GA-nya mba  ( Salam kenal ya mbaaaa… :D, hihihi saya ikutan ngramein nih :p ), alasan pertama ikut GA ini karena kebetulan tema dari mba   pas banget sama suasana abis lebaran yang mana setiap pribadi pasti menginginkan untuk jadi lebih baik setelah sebulan menjalankan ibadah puasa Ramadhan dan saling maaf-maafan. Alasan kedua karena masih belum ada ide yang nongol di kepala buat ngisi blog. hehehehe…

Buat aku, salah satu cara untuk menjadi pribadi yang lebih baik adalah dengan belajar berpikir positif, karena menurutku di situlah kunci utama untuk mendapatkan kebahagiaan dan keseimbangan hidup yang kita inginkan. Kenapa harus positive thinking? karena dengan berpikir positif setidaknya kita bisa hidup lebih tenang karena jauh dari perasaan was-was, iri dan dengki, kita juga bisa menjadi lebih bijak, lebih mengerti dan menghargai orang lain sehingga tak ada lagi konflik dalam bermasyarakat.

Aku sendiri bukan orang yang selalu berpikir positif, terus terang perjalananku untuk menjadi orang yang benar2 selalu berpikir positif itu masih jauh, terbukti kadang aku masih sering banget su’udzon, masih sering banget mengeluh tentang sesuatu yang nggak pas dalam hidup aku. Susah memang, susaaaahhhh banget. Apalagi sejak kecil aku sudah terbiasa hidup di lingkungan yang mana urusan satu orang bisa jadi urusan sejuta umat dan membuat aku lebih sering berfikir negatif ketimbang positif, banyak orang-orang di sekitarku yang hobi kumpul-kumpul dan ujung-ujungnya saling curhat plus – plus alias nggosip. Walhasil selalu yang di cari adalah hal – hal yang negatif.  So, kalau ada orang yang berbuat baik dengan sedekah banyak misalnya, pasti banyak pula yang bilang pamerlah atau sok kaya lah.  Nah, lho?

Tapi Alhamdulillah, sejak menikah dan tinggal ke lingkungan yang berbeda, aku sudah mulai bisa belajar untuk berpikir positif dalam menghadapi setiap masalah yang aku hadapi. Misalnya saat kehilangan gadget kesayangan yang harganya lumayan, aku anggap itu adalah sedekah yang tak sempat terbayarkan, hingga harus dibayar lewat jalan lain dan aku jadikan sebagai pengingat untuk lebih sering bersedekah kepada sesama. Dan saat ini aku sedang belajar untuk berpikir positif dalam setiap hal, tak hanya saat sedang tertimpa masalah saja, tapi juga berpikir positif saat berhadapan dengan orang lain, sehingga terjauhkan dari sifat mencibir dan menghina orang lain yang mengakibatkan konflik antar teman, keluarga dan tetangga. Dan InsyaAllah, orang akan lebih menghargai kita jika kita bisa melihat mereka dari sisi baiknya tanpa harus menguak sisi buruknya.

Dan terakhir, semoga aku benar – benar bisa menjadi orang yang lebih baik dan selalu bisa berpikir positif  SEGERA. AMIIINNN….hehehehehe…

 

Tulisan ini diikutsertakan dalam First GiveAway August ’13 by Dwi Puspita” 

 

2 Comments
  1. dwi
    • veeashardi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *